TFS ACEH; LET'S SAIL TO SERVE - SAIL 12

January 27, 2019

Kalau di Sail 11 volunteer diajak langsung ketemu sama adik-adik di SMP 2 Blang Situngkoh, di Sail 12 malah lokasi kegiatan kita pindah ke sekolah yang lebih dekat dengan pelabuhan dengan agena kegiatan yang bukan lagi untuk mengajar. 

Sail 12 merupakan sail terakhir di pilot project the floating school Aceh 2018. Di sail ini, anak-anak diminta untuk mempresentasikan apa saja yang telah mereka pelajari selama 6 bulan terakhir, trus juga ada pameran karya. Nah, untuk pameran karya, banyak sekali karya tangan anak-anak SMP 2 yang ditampilkan di sini. Sayangnya, karena kaki yang keseleo selama di sana, saya tidak sempat memoto langsung kegiatan pameran karya itu. Hanya sebagian selama masa persiapan. 

Sail 12 The floating School Aceh
Sail 12 The floating School Aceh
Persiapan juga gak kalah meriah bin seru dibandingkan acaranya. Kesel ingat kaki yang keseleo justru pas di pulau in, jadinya gak bisa gabung dengan panitia yang keasikan mempersiapkan ini itu. Yang di balai nyiapin segala pernak-pernik kebutuhan pameran karya ditemani canda tawa teman-teman, di daopur warga ada sekelompok lainnya yang nyiapin camilan buat yang hadir di pameran malam nanti. Ah grup ini pun isinya orang-orang kocak semua. Sebagian lainnya, ada yang diam-diam kabur ke cafe depan, Antara kelaperan,  pengan ngemil, atau cuma pengen break sebentar dari sibuk-sibuk persiapan. Fyi, cuaca di Pulau cukup panas, lebih panas dibandingkan dengan di Banda Aceh sendiri, keberadaan eh teh manis benar-benar mengharukan haha.. akhirnya kaann :D

Kalau untuk yang pertama kali ikut, rasanya kegiatan ini terlihat biasa sekali. Dari luar, dengan banyaknya pengunjung yang datang, kegiatan ini udah rada mirip dengan kegiatan pasar malam. Mungkin juga karena jarangnya ada kegiatan rame-rame gini, ekspektasi masyarakat juga cukup tinggi. Walaupun gak sedikit juga yang gak berani untuk masuk ke area pameran, ntah karena apa. Alhasil mereka cuma berdiri di luar pagar dan menonton anak-anak pulau mempertanyakan kebolehan mereka. 

Loading Barang di peulabuhan - TFS Aceh 2018
Loading Barang di peulabuhan - TFS Aceh 2018

Di setiap akhir satu pagelaran, tepuk tangan meriah sekali terdengar, kebanyakan ya fasilitator dan teman-teman volunteer yang sangat bangga melihat kemampuan anak-anak ini. Ah, saya pun yang cuma dua kali ikut program ini bangga sekali dengan pencapaian anak-anak ini, berkaca-kaca juga mata ngeliatnya. Gimana lagi dengan yang lainnya.  

Ada yang presentasi tentang pesona pulau breuh menggunakan power point, ada yang menarikan tarian daerah, ada yang bernyanyi diiringi beatbox seru. Dan masih banyak lainnya. Terlepas dari apa yang mereka tampilkan, yang bikin salut lagi adalah keberanian mereka untuk tampil di publik.


Proud to be part of them

Itu yang terlintas di pikiran. Proud of myself, berani gabung di grup yang benar-benar baru dengan kondisi tidak ada yang dikenal pula, eh pulang-pulang malah belajar banyak banget, baik dari para fasilitator, volunteer yang baru sekali itu ketemu, maupun dari anak-anak pulau. 

Malam semakin larut, acara pameran udah selesai dari tadi, kami? Rasanya belum pengen bubar dari lokasi pameran. Sambil beberes, kami ngobrol santai yang sebenarnya lebih banyak ketawanya dibanding ngobrol normalnya haha. Ingatnya aja bikin ketawa lagi. 

Volunteer Sail 11
Volunteer Sail 11
Lagi, berbeda dari trip sebelumnya,  kali ini juga teman-teman volunteer diajak main keliling pulang, naik ke mercusuar williem torent sampe main sepuasnya di pantai Meulingge. Alhamdulillah semuanya senang ya :D

Nanti. ketika moodnya pas, akan ditulis lanjutkan keseruan di sana, apa aja yang berkesan selama dua kali ikut bergabung dengan tim TFS Aceh




You Might Also Like

1 comments

  1. Aku tahu blognya Mbak.e dari hashtag Blogger PErempuan
    Sebelumnya, salam kenal yah mbakk
    Sepertinya acara emang seru ya mbak
    Aku baca artikel pertama dari blog ini, jadi teringat sama Kelas Inspirasi mbak hheee
    Tapi ini lebih berbeda ya prakteknya dari KI hhheee
    TFs yahh Mbak Mira ^_^
    Salam dari bumi Jember

    ReplyDelete