Sehari di Kampung Inggris, Pare

October 16, 2018

Next time, next holiday, next conference (kalau di jawa), Pare will be another stop.

Perjalanan saya ke Pare beberapa waktu lalu, benar-benar dadakan tapi bersyukur membuat rencana perjalanan dadakan itu. Awalnya, karena ada konferensi di Malang, saya memutuskan untuk berangkat lebih awal dan mengunjungi ponakaan yang sedang studi di ITS Surabaya. Eh malah Surabaya jadi tempat transit sejam-an aja :D

Pare.

Sehari di sini seolah gak cukup, atau mungkin karena cuma satu hari juga jadinya jauh lebih menikmati hehe. Subuh yang kelewat cepat, pagi yang kelewat ribut - jam 6 udah rameee di jalanan, kuliner yang murah meriah tapi enak,  suasana yang asik untuk sepedaan, belum lagi kalau ada yang tiba-tiba nyapa pake bahasa inggris. Lucu. Suka

Kampung Inggris Pare
Kampung Inggris Pare

Sedari pagi benar-benar menikmati libur jauh dari beban kerjaan. Baca beberapa artikel dari media yang selama ini terlewatkan, ngeliat beberapa video lucu, sibuk ngebalas dm dari teman-teman lama yang tinggalnya masih di provinsi ini, dengan harapan disamperin karena kangen sekian lama gak ketemu. Well, salah satu alasan ikutan konferensi dimana-mana ya supaya bisa reuni sama mereka-mereka.


Siang, dengan minjam sepeda salah seorang kenalan, berdua si teman hunting tempat makan yang katanya recommended. Kelewatan lah harganya ; 2 nasi ayam geprek + esh teh + es jeruk cuma 25rb. Kalau di Aceh mana dapat yak 😁😅

Sepedaan di Pare
Sepedaan di Pare

Selesai makan, lanjut hunting tempat les untuk si teman, rame dimana-mana, anak muda semuanya. Salut sama niat dan semangat mereka untuk belajar sebegitunya.


Teriknya matahari mulai berkurang, sayang kalau cuma dihabiskan di rumah - padahal dari pagi gak pengen keluar sama sekali haha. Kita memutuskan untuk makan tansu - ketan susu yang fenomenal kabarnya.


Sepedaan, santai, siap-siap menikmati sajian yang enak itu - kabarnya begitu.


10 menitan sepedaan, sampailah kita di depan kebun jagung, di depannya warung tansu yang disebut-sebut itu. Tutup. Hahahahaha. Cuma bisa ketawa jadinya. Penasarannya ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan haha

classic cafe - kampung inggris
classic cafe - kampung inggris

Sambil memastikan si teman lainnya yang otw sini, Kita berdua mutusin untuk ngopi di dekat kebun jagung. Suasananya juga asik. Jauh-jauh sampe ke Pare, kerjaan Kita masih aja ngopi. Kali ini sampe semua masalah diceritain dengan lancar, seolah suasana sekitar memudahkan semua gundah untuk dicurahkan. Lega hati jadinya.


Sepedaan di Kota ini benar-benar asik. Bisa jadi karena memang banyak sekali pengguna sepeda. Apalagi dapat sepeda warnanya pink dan ada keranjang di depan. Hahaha penting yak. Dari dulu pengen punya sepeda kayak gini, tapi ujung-ujungnya beli yang beda haha.


Kuliner udah, ngopi udah, puas sepedaan juga. Ah.. cintalah pokoknya.


Katanya lama-lama di sini ngebosenin, tapi sehari di sini juga gak cukup.


I will see you some other time Pare 💕

You Might Also Like

0 comments