Dejavu, dan sepenggal rindu di awal ramadhan

May 18, 2018

Siapa yang tak rindu ramadhan. Suara lantunan ayat suci alquran yang terdengar dari mesjid-mesjid terdekat, suasana berbuka bersama dengan kerabat, tarawih yang hanya di bulan ini, dan tentunya masih banyak sekali hal yang dirindukan di tiap ramadhannya.
Malam ini, sepulang dari ifthar bersama, suasana di sepanjang perjalanan pulang seolah membawaku kembali ke suatu hari, di ramadhan 13 tahun yang lalu. Suatu hari di bulan oktober 2005, satu hari yang cukup berkesan dalam hidupku, ramadhan pertama di benua biru
Night in Sarajevo
Night in Sarajevo | Source

Pesawat yang tingkat kenyamanannya tak jauh berbeda dengan labi-labi di kotaku mendarat dengan goncangan yang lumayan bikin deg-degan di sebuah kota kecil yang juga ibukota negara Bosnia, Sarajevo. Kota yang setiap orang mendengar namanya disebut, pasti yang diingat adalah perang dengan Serbia.
Tak ada hal lain yang kuingat selain perjalanan menuju rumah.
Kota yang sepi, sekilas kukira kota mati saking sepinya jalan malam itu. Baru pukul 8 malam, tapi heningnya kota seakan sudah lewat tengah malam. Kuperhatikan jalanan, perumahan, gedung-gedung yang tak cukup tinggi disebut gedung pencakar langit.
Hujan rintik-rintik, suhu yang cukup rendah, sempat kukira aircond di mobil dinyalakan, padahal itu di awal musim gugur. Ramadhan, dan keputusanku untuk menerima tawaran studi di negeri antah berantah bercampur aduk di malam itu. I should finish what I have started. Regret won't help
waiting for the rain to stop
Walking under the rain | Source
Tak jauh berbeda dengan malam ini.
Hujan rintik-rintik, jalanan sepi. Kukayuh sepedaku dengan sekuat tenaga. Kesalahanku hari ini, sudah tahu akan pulang malam, masih saja keluar dengan sepeda. bukannya sepeda motor yang biasanya kukendarai.
Tepat di atas jembatan Lamnyong, ingatanku akan ramadhan pertama di suatu musim gugur belasan tahun yang lalu tiba-tiba hadir begitu saja. Suasana yang syahdu, seolah musim gugur menghampiri. Jalanan yang lenggang, rintikan hujan, dan aku yang kembali terbawa ke masa itu. Dan sebuah keputusan yang telah diambil, harus diterima apapun konsekuensinya.

1 Ramadhan 1439 H
Rindu itu, akan selalu ada



You Might Also Like

0 comments