Memulihkan Energi di Bali

October 18, 2016

Seberapa kuat seseorang mampu menanggung tekanan pekerjaan secara terus menerus? Dalam hitungan bulan, atau bahkan lebih dari satu tahun? Namun tetap saja ia membutuhkan rehat untuk menjaga emosinya tetap stabil, untuk menjaga hidupnya agar seimbang.

Jika kita mulai marah-marah tanpa alasan yang jelas, mulai mengeluhkan sakit kepala yang tidak mereda, sementara setiap harinya kita menghabiskan waktu dari pagi hingga malam hari berkutat dalam pekerjaan, namun tetap ngerasa hari-hari terasa hampa, target yang dikejar pun tak kunjung didapatkan. Itu tandanya, sudah saatnya kita mengambil cuti sesaat dari rutinitas tersebut.  Sesaat mengalihkan fokus dari kerjaan sehingga nantinya bisa bekerja dengan lebih baik. 

Liburan, salah satu solusi yang patut dikerjakan. 
          
Indonesia kaya akan alam yang indah dan dijadikan tempat kita sesaat beristirahat dari kegiatan kita. Bali, salah satu daerah di Indonesia yang keindahan alam dan budayanya tidak perlu dipertanyakan lagi, dapat dijadikan pilihan utama wisata kita. 

Di beberapa tempat, Bali memang sudah terlalu ramai, namun jika kita beruntung, kita bisa  menemukan penginapan di kota Bali yang tepat, sesuai dengan kebutuhan masa istirahat kita. Di Jalan Kayu Ayu Seminyak Beach terdapat hotel The Legian Bali yang memiliki suasana ketenangan yang sesuai dengan yang kita butuhkan.

lhm-hotels.com

Lhm-hotels.com
Hotel di atas misalnya, lokasinya yang berada tepat di tepi pantai Seminyak, dengan kamar-kamar yang langsung mengadap ke lautan lepas, kolam renang bernuansa biru dengan hembusan angin pantai, dan fasilitas Spa yang juga menghadap langsung ke arah laut memungkinkan mata kita selalu melihat dengan  lebih leluasa.



Lhm-hotels.com
         
Asupan oksigen yang maksimal beserta ketenangan yang kita dapatkan, perlahan-lahan akan membuat kita jauh lebih relaks. Seluruh syaraf ditubuh akan mengendur secara otomatis. itu yang kita harapkan dari sebuah liburan kan?

Banyak hal yang bisa kita lakukan di sini. Jika selama ini kita bekerja sehingga waktu untuk istirahat dirasa sangat kurang, maka tentunya beristirahat sebanyak yang kita inginkan selama liburan bukanlah suatu yang dilarang. Apalagi di sebuah hotel seperti ini, kualitas tidur kita pastilah akan lebih baik.  

Selain di sekitaran Seminyak, kita juga bisa menikmati kawasan wisata di sekitar The Legian Bali, di sepanjang jalan kita akan melihat ritual-ritual masyarakat Bali yang masih dilakukan. Sesuatu yang masih sangat dipegang teguh oleh masyarakat Bali. Melihat masyarakat Bali yang masih memegang adat istiadat mereka, kita akan terbawa dengan memaknai sesuatu jadi lebih mendalam.

Tidak sampai 1 km dari The Legian Bali, terdapat Taksu Galery. Sebuah galeri yang menampilkan seni kontemprer yang terkemuka. Taksu Galeri dibangun di 3 tempat di Asia Tenggara; Kuala Lumpur, Singapuran, dan Bali. Taksu adalah tempat berkumpulnya seniman dari berbagai aliran yang mengusung seni urban. Dibedakan berdasarkan bakat dan akademisi yang telah mendapatkan penghargaan lokal maupun internasional. pengunjung bisa menikmati karya-karya seniman muda Asia Tenggara di sana.

taksu.com

Taksu.com

Di kawasan yang sama juga terdapat  pura Petitenget yang menyimpan cerita magis. Pura ini mengisahkan tentang Buta Ijo yang sering mengganggu penduduk yang datang, hingga menjadi sakit. Lantas, seorang pendeta menyarankan memberikan sesaji bagi Buta Ijo berupa nasi Sasahan. Pura tersebut dibangun di dataran tanah yang lebih tinggi dari sekelilingnya. Setiap hari Melasti, pura ini dijadikan tempat untuk melis bagi penduduk setempat. Juga sebagai tempat bagi upacara Piodalan yang diperingati setiap 6 bulan sekali atau 210 hari sekali.

satudeako bali

Satudeako.worpress.com
Jika berdiri di atas pura, di sebelah barat, pengunjung bisa melihat dengan leluasa pantai petitenget yang indah dan tidak seramai patai ubud. Ombak-ombak yang besar sering dimanfaatkan oleh wisatawan asing untuk berselancar.

Mengunjungi tempat-tempat yang tidak terlalu ramai, berjalan di tepi pantai dalam keheningan, hanya mendengarkan irama alam , adalah saat-saat kita bisa menemukan ketenangan. Seiring jiwa dan raga kita yang menjadi lebih rileks, fokus kita pun akan terus membaik ketika kembali ke dunia pekerjaan. 

Yuk liburan! :)
           



             

You Might Also Like

0 comments