Nano-Nano di 2015

January 04, 2016

Alhamdulillah kembali disapa dengan tahun baru, hari baru, sambil sesekali masih mengingat-ngingat kembali berbagai macam kejadian, event, penting gak penting dari tahun 2015. Biasanya, di awal-awal tahun bakalan banyak bertebaran resolusi tahun baru, tapi udah 3 hari ini malah banyak yang ngelist pencapaian-pencapaian selama tahun 2015 lalu.

Being an M.Sc

Salah satu achievement terbesar saya tahun lalu adalah sukses menyelesaikan study master yang lamanya beda-beda tipis lah sama anak Phd (baca : kelamaan banget). Ah salah, bukan sukses saya, tapi suksesnya keluarga dan teman-teman terdekat yang senantiasa ada selama masa-masa super sulit beberapa tahun terakhir, berhasil memaksa saya untuk stay di Jerman sekian lama, sampe akhirnya "ngehadiahin" saya gelar Master of Science.  (drama kehidupan anak master bisa baca disini :p)




Its not about having a piece of paper written as master certificate, tapi lebih ke " tunjukkan kalau kamu mampu menyelesaikan sesuatu yang sudah kamu mulai, bukan berhenti dan menyerah di tengah jalan" , itu kata sahabat-sahabat saya dulu.

and its not my M.Sc, it's ours *kyaaa


Traveling 

1. Enjoying NRW

Hampir 4 tahun tinggal di bagian barat Jerman ini, tapi baru di akhir-akhir mulai menjelajah satu persatu tempat cantik ataupun bersejarah disana. Dan tentunya, semuanya saya lakukan bareng-bareng yang lain.  Simply, karena saya ingin kalian ada di memory saya tentang tempat-tempat itu *eaaa
not a complete version of us , new years eve 2015
Awal tahun lalu, walopun gak ada niat merayakan tahun baru sama sekali, akhirnya saya dan bbrapa teman mutusin untuk jalan ke arah rhein, mau nonton dan photo pesta kembang api new years eve. Dan sejam kemudian langsung ngejar tram berikutnya, bukannya bubar ke rumah masing-masing, malah balik ke rumah salah satu dari kita, very late dinner, ngopi, tru ngobrol ini itu.

Externsteine, bongkahan batu super besar dikelilingi alam yang cantik dan serba hijau,  juga jadi salah tujuan jalan-jalan saya.  Sedikit bersyukur kesananya di penghujung winter, karena masih jarang orang yang mau keluar rumah, jadinya tempat wisata ini gak terlalu rame, dan kita bisa menikmati hijaunya dengan lebih santai.  *ternyata belum pernah nulis tentang externsteine :D

Externsteine. Nord Rhein Westfalen
 Ditengah-tengah enegnya sama thesis sempat jalan ke beberapa daerah lainnya, tapi tujuannya murni silaturrahmi dan sekalian (early) pamitan, karena menjelang pulang nantinya gak akan ada waktu luang buat keluar kota sering-sering lagi.

Yang gak boleh terlewatkan adalah keliling Bonn dan Koln. Walopun yang diliat cuma itu-itu aja, tetap aja dua kota ini yang paling akan saya kangenin kalo udh di indo. Yang paling menyenangkan adalah nyicipin kopi dari satu cafe ke cafe lain. Seru, apalagi yang dikunjungi cafe yang unik-unik

enjoying koln


2. Jalan-jalan + reuni di Jawa

Menjelang akhir tahun 2015 akhirnya bisa juga jalan-jalan sambil reunian. Pilihan destinasi pertama adalah jogja. Udah dari kapan tau penasaran sama candi prambanan, dan akhirnya bisa juga ngeliat langsung. Selain itu agenda utama selama disana adalah reuni sama alumni Jerman yang dulunya tinggal di Bonn, semacam belum bisa terima kalo kita udah pada balik for good, dan masih sempat ngerasa takjub, kita bisa ngumpul di indo haha.

candi prambanan


Perjalanan saya lanjutkan ke Bandung. Awalnya liburan ini emang murni ke Bandung karena ada urusan kerjaan yang harus segera dibereskan, karena di cancel last minute dan saya juga butuh hiburan, tiketnya gak jadi di cancel. Bandung sendiri termasuk salah satu kota yang paling saya suka, ya cuacanya ya terobosan-terobosan yang dilakukan oleh walikotanya, juga kampusmya (baca : ITB) yang dari dulu saya idam-idamkan. Dan tiap kali main ke kota ini, saya selalu mampir di kampusnya hehe

Floating market - Lembang


Next destination sebelum pulang adalah Jakarta. Agendanya murni silaturrahmi, dari rumah keluarga sampe ke sahabat-sahabat saya. Kebetulan seminggu sebelumnya Nyanya juga tunangan dan beberapa bulan kemudian inshaAllah akan nikah - dan saya gak bisa hadir di kedua acara tersebut, jadilah moment ini saya manfaatkan sebagai pengganti dua event itu.


Enjoy my new life

Begitu nyampe ke indonesia, yang paling dikhawatirkan adalah kedepannya ngapain ya? kalo kerja, dimana? bagian apa enaknya? dan masih banyak lainnya. Alhamdulillah seminggu setelah di sini ketemu teman-teman yang ngajak ngerjain proyek bareng, jadilah langsung sibuk dan belakangan akhirya ngantor juga di bagian yang emang saya suka dari dulu. Alhamdulillah lagi sampai saat ini masih enjoy dan gak punya masalah dengan yang namanya hari senin :D

Yang paling menyenangkan lagi tentunya sempat kerja sambil jalan-jalan ke tempat yang emang udah bikin saya penasaran dari dulu. Jadi guide dua bule jerman ke bagian barat dan selatan Aceh trus mampir di tempat-tempat cantik semacam puncak geurutee.

dari puncak geurutee

Kalo bagian terakhir ini, big thanks nya emang ke OIC Alliance lah, tempat kerja saya sebelum ke Jerman dulu, jadinya saya bisa jalan ke bagian barat dan selatan Aceh, walopun pulang-pulang langsung sakit kepala berat karena kebanyakan ngomong pake bahasa jerman selama beberapa hari.


*****
Tentunya masih banyak kejadian -kejadian penting selama tahun 2015, ada yang bikin mewek ingatnya, ketawa terpingkal-pingkal kalo dibahas lagi, ada yang bikin kecewa dan bad mood seharian jadinya. Kalau kata orang bijak, itulah warna -warni kehidupan *eaa* , kalo cuma senang aja, sedih aja, hambar banget kan.

Bersyukur dengan semua yang telah dilalui, dengan semua keputusan yang telah diambil, berbahagia dengan segala pencapaian yang ada, tanpa harus membandingkan dengan pencapaian-pencapaian orang lain. Karena seharusnya, yang perlu dibandingkan adalah kita yang sekarang dengan masa lalu, apakah kita menjadi lebih baik, apakah kita melakukan hal-hal yang membawa kebaikan untuk yang lain...


*kyaaa bijak bener :D


You Might Also Like

2 comments