Budaya 'No-Shave November"

December 04, 2015

Sebagian besar teman kampus saya dulu tiap november slalu punya ciri khas yang sama. Berewokan!. Kebayang gimana rasanya dari 50an student seangkatan, saya cuma cewek sendirian, dan dikeliling oleh cowok-cowok yang hampir semuanya berewokan, antara serem dan juga semi jorok gitu lah kira-kira :D . Sebagian lainnya, yang biasanya klimis, rapi, cakep *eh*, bersih pun suka khilaf jadi abang-abang berewokan pada bulan ini.

Belakangan saya baru tau kalo emang ada satu "budaya" yang "mengharuskan" cowok-cowok  untuk gak cukuran sama sekali selama sebulan ini. Namanya No-Shave November.  Tapi bukan berarti gak cukuran doank, udah gitu aja. Ada alasan lain dibalik aksi ini

Kata Mbah Google soal ini :

The goal :  to grow awareness by embracing our hair, which many cancer patient lose, 

and letting it grow wild and free. 

The rule  :put down your razor for 30 days and donate your monthly hair-maintenance expenses to the cause. Strict dress-code at work? Don't worry about it! 

We encourage participation of any kind; grooming and trimming are perfectly acceptable


*source : https://www.no-shave.org/

source : google
Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan si cowok-cowok berewokan itu, katanya selama bulan november mereka bisa nabung jauh lebih banyak dari bulan-bulan lain -karena biaya ke salon di jerman mahal euy- . Walopun terkesan agak jorok dan gak beraturan, but we can do something for that good cause, kata mereka.

Hmm.. yang di Indonesia, ada rencana jg? :D

You Might Also Like

0 comments