Enjoy Istanbul -1

June 25, 2014

Jalan-jalan di Istanbul memang gak mungkin untuk gak ngunjungi Blue Mosque, Hagia Sofia, Topkapi palace dan lain sebagainya. Tapi karena tujuan kesana kali ini karena nikahan teman dan reuni dengan yang lainnya, jadi kunjungi tempat-tempat cantik itu gak jadi prioritas. 

Dua hal yang (selama ini) paling bikin saya kangen sama turki ; teh dan sarapannya. Tapi di perjalanan beberapa hari yang lalu, listnya malah nambah :D

Turkish Coffee
Setau saya kopi ini dihidangkan layaknya bosanska kahva, tapi ternyata udah jarang yang kayak gitu. Dari segi rasa, kopinya gak se-strong bosanska kahva juga. Jadi untuk yang ngerasa takut gak bisa tidur, no worry..aman kok buat diminum kapanpun.

Nah, ada beberapa cafe yang yang jadi favorite saya selama disana, tentu karena suasanya yang menyenangkan, dan harganya terjangkau untuk traveler kere. 


Yang pertama dan saya lupa pula namanya apa, terletak di sekitaran Blue Mosque, pas di seberang mesjid, di samping jalur tram. Suasana cafe yang sangat homey, authentic kalau kata yang laen, pelayanan juga menyenangkan. Music dan overall suasanya juga so turkish lah. Mayoritas yang duduk disana smua turis, dan dari pembicaraan singkat dengan mereka, tiap ke istanbul, cafe itu selalu jadi pilihan. 

Trus ada juga cafe di daerah At pazari, Fatih. kebetulan saya nginap di daerah ini, pas di depan rumah ada beberapa cafe yang slalu penuh pengunjung - yang kayaknya masih mahasiswa. Suasanya lebih rame, modern, pilihannya juga banyak, dan tentunya menarik. Tapi jangan salah masuk juga, beberapa cafe menawarkan nargile aka sisha sebagai produk utama, jadi berasa kayak masuk kafe yg isinya perokok smua --'. 

Eh walopun judulnya turkish coffee, banyak yang enak-enak dan sebaiknya gak dilewatkan juga di cafe ini. Lemonade di at pazari, cake dan pastry lainnya juga okeee.. Harganya juga terjangkau kok :)

Sunset di Bosphorus
Kebayang kan gimana feelingnya, di boat penyeberangan pas sunset? cakeeeppppp. Udah ditengah laut gitu (anggaplah laut ya haha) , di atas boat, ngeliatin sunset..beuh. Amazing feeling yang pasti. Smua serba cantik, semua serba luar biasa, kebayang se-luar biasa apa sang penciptanya kan? 


Dulu juga tiap ke istanbul pasti kesini, tapi biasanya siang atau malam, jadi momen sunset ini gak pernah dapat . Eh siang dan malam juga gak kalah cantik sih, tapi g secantik pas sunset ini ;)

Street Musician
Biasanya, jenis-jenis music yang kita dapati di jalan lebih ke arab /gipsy dan sejenisnya. Di daerah Kadikoy - yang katanya lebih sekuler dan bisa diliat dengan bar yg nyebar sejauh mata memandang- sedikit berbeda. 



Gak jauh dari station, ada beberapa orang maen music kayak latin, tapi bukan *deuhh..g ngerti jenis music , trus menjelang gelap, ada sekelompok mahasiswa(i) seni yang perform di jalan, dan yang terakhir piano performance diiringi slow dance. High class music yang pasti.  Kalau kata teman; "you are so european" :D

Turkish Food
Orang turki menganggap sarapan itu hal yang sangat penting, dan biasanya (weekend) sarapannya mereka bisa berjam-jam gak pindah dari meja, dan gak jarang juga..instead of lunch atau dinner, mereka ngundang tamu ke rumah untuk sarapan bareng. Well..klo dibilang brunch lebih cocok sebenarnya, soalnya menjelang siang.


Salah satu tempat yang enak menunya, harganya lumayan, adalah Dilek.  And tea, will come along ;)

Sedang untuk lunch, saya yang lagi kepengen banget dengan simit pizza slalu mampir si Simit Saray. Walopun kadang pizzanya gak ada dan beralih ke burek. Untuk dinner, sekalinya pas di Kadikoy, ketemu restoran kecil yang nyediain nasi lengkap dengan lauknya, dan harganya cuma 4.5 TL (sekitar 1.5 euro) . Rasanya enak, tempatnya nyaman, harganya okeeee banget :D . Nama restonya Pilavzade.

***

Harga di turki cukup terjangkau dan bisa dikatakan murah (untuk penggunan mata uang euro). Awalnya ngerasa kok smua serba mahal, tapi pas di convert ke euro langsung kalap smua pengen dibeli. Contohnya makanan, nasi dengan kuru fasuliye (kacang merah dimasak dengan tomat paste) harganya antara 6-10 euro disini, dan di turki ada yg cuma 1.5 euro. Nonton di bioskop kadang harus bayar 9-13 euro untuk student, disana cuma 3 euro *mata berbinar pengen ke cinema lg :D

Oiya, selama di turki, nonton pilem juga bisa dijadikan pilihan. Kemarin sempat nonton Kis Uykusu, salah satu film yang dapat nominasi festival film canes. walopun gak ada subtitle, alhamdulillah 70% ceritanya ngerti :D

-- cerita di istanbulnya lanjut ntar kapan-kapan ya ;)



You Might Also Like

6 comments

  1. Kakak mira ke nikahan temen. Kalau kakak mira kapan nikahnya?

    #eh
    #ditendangkakakmira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doakan segera dek ipsy
      *nunduk takzim ambil sepatu keplak nyanya

      Delete
  2. omaaa....jalan-jalan seru yaaa :D
    lg liburan yaaa?
    assek nih... :D
    kapan yaa bisa kesana?hmmmph....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ke nikahan teman sebenarnya...yaa sekalian lah :D

      Smoga segera ya :)

      Delete
  3. Disana ada menu nasi gak sih? hehe :D

    ReplyDelete