Tinggal di STW atau WG?

April 09, 2014

Semester baru datang lagi, mahasiswa baru mulai pening karena gak nemu tempat tinggal, bisa karena emang gak sesuai harga, bisa juga karena emang gak ada. Dan itu bukan cerita baru. Tahun lalu saya dapat email dari pihak uni, kalau-kalau punya space di kamar yang bisa ditempati 1 mahasiswa lainnya, yang gak kebagian kamar di studentenwohnheim (stw) aka asramanya mahasiswa, anggaplah kayak couchsurfing gitu. Bisa untuk bbrapa hari atau malah lebih.

Bonn termasuk salah satu kota studi yang cukup sering punya masalah dengan asrama mahasiswa. Jumlah mahasiswa yang kelewat banyak, tapi fasilitas justru terbatas. Diawal-awal kepindahan ke Bonn, saya dapat kamar yang cukup bagus, dekat city center, fasilitasnya oke, dan harganya mahal. Tapi karena emang gak ada pilihan lain - daripada meggelandang gak jelas ya kan - akhirnya tinggallah saya disana, sampe akhirnya didepak (haha) dan pindah ke tempat yang sekarang. Gak jauh dari zentrum, harganya lbh murah 100 euro dari yg lama, fasilitas? sama aja..cuma udah tua aja barang-barangnya :D

Anyway, sedikit tips / info untuk mahasiswa baru di jerman.

1. Hubungi pihak universitas
Ketika sudah diterima di uni di jerman, yang artinya udah jelas di kota mana, yang pertama sebaiknya dilakukan adalah hubungi pihak studentenwerk di kota tersebut. Kadang malah pihak uni yang menawarkan jasa untuk mencarikan tempat di stw. Kalau ditanya bagusan yang mana, depend. Kalau pihak uni yang mencarikan, kemungkinan sangat besar bakalan dapat kamar, tapi dengan harga berapapun. Sedang kalau hub pihak stw langsung, kemungkinan gak dapat agak lebih besar, tapi kita bisa (juga) minta dengan specifik harga tertentu.

faho_rwth aachen | src : rwth

Ini gak mutlak di semua stw , di smua kota/ uni sama. Based on personal experience, ya kayak yang saya tulis diatas. *belakangan saya dengar ada juga uni yang gak ngebantu student, studentnya diminta mandiri :)

Trus kamar yang dimaksudkan disini, jangan dibayangin kayak asrama mahasiswa di film-film barat, sekamarnya beberapa orang dengan tempat tidur bertingkat usw, tapi beneran untuk sendiri kok.  Yang single room biasanya share kamar mandi, toilet dan dapur. Ada yang cuma utk berdua, berlima, dan gak jarang untuk rameeee :D . Jorok? hmm..bisa jadi. Tapi biasanya ada cleaning servicenya juga, so don't worry :) . Ada juga studio (bnr gak sih istilah itu) , di kamar ada kamar mandinya, dan dapur juga. Apartment gitu. Harganya vary.

contoh kamar di stw saarland | src : stw

2. Nyari Wohngemeinschaft
Nah, buat jaga-jaga, gak ada salahnya untuk nyari info tempat penginapan lain. Bisa itu dari mahasiswa indo disini. Tapi banyakan ya menjelang masuk uni tapi gak dapat tinggal yang kalang kabut nyari emergency room. Wajar.  Dan salah satu solusi pengganti stw adalah wohngemeinschaft (wg).

WG itu bisa diartikan tinggal serumah dengan bbrapa orang lainnya. Kesannya lebih homey dibandingkan di stw, gak ada aturan-aturan (yang katanya) mengekang, dan lebih mudah juga ngaturnya. Biasanya serumah 2-5 orang. Bayangin aja kayak kita kos-kosan di indo, sewa satu rumah buat bareng dengan bberapa temen lainnya.

Kalau untuk wg, bisa coba link : http://www.wg-gesucht.de/ , atau google wg gesucht, banyak link-link lainnya.

Enaknya di stw, biaya perbulannya udah jelas berapa, biasanya langsung dipotong dari akun bank kita. Sedang di wg biayanya gak stabil. Selain biasa sewa, ada nebenkosten juga. Ada wg yang disewakan cuma wgnya doank, dalam artian biaya listrik, air dan internet terpisah dari biaya sewa. Sedang di stw smua udah include. Yang harus diperhatikan di wg adalah kontrak sewanya, bener-bener harus dibaca detailnya.

Mahal tidaknya kedua tempat tinggal diatas, (lagi-lagi) depend. Bisa jadi stw lebih murah, tapi wg lebih nyaman. Bisa jadi sebaliknya *bisa ya? :D . Kembali ke personal masing-masing. Butuhnya seperti apa, pengennya seperti apa, kondisi keuangannya seperti apa :D

3. Hub pihak beasiswa
Untuk penerima beasiswa, mungkin ini bisa dicoba. Saya sendiri dari awal langsung minta lembaga pemberi beasiswa untuk mencarikan tempat, walopun pada akhirnya mereka mengontak pihak uni dan uni lah yang mencarikan tempat di asrama mahasiswa.

4. Hubungi PPI
Yang pertama, coba cek, di kota yang kita tuju apakah ada PPI nya. Kalau gak ada, cek kota terdekat. Gak yakin ada, ataupun kalau ada gak ada respon? baru tanya ke PPI Jerman, siapa tau ada yang kenal dengan mahasiswa indonesia yang tinggal di tempat yang kita tuju. Atau setidaknya ada yang bisa ngasih info ini itu. Gitu...


Kira-kira cukup memadai gak ya informasi diatas? semoga iya ya :)






You Might Also Like

5 comments