Pemilu 2014, Yukk..nyoblos!

March 29, 2014

Akhirnya surat suara itu nyampe juga di rumah .


Sebelumnya saya rencana gak ikutan pemilu, bukan pengen golput juga. Awalnya karena tau harus daftar ke embassy-nya udah telat, trus harus nyertain surat dari stadthaus pula - yg ntah dimana keberadaannya waktu itu. Resmilah waktu itu saya gak ikutan. Gak taunya minggu lalu dapat email dari embassy dan ngabari kalo mereka ngirim surat suara ke alamat saya yang lama, tapi sayanya udah pindah. Hehe, akhirnya saya kirim juga alamat yang baru, bukan dengan menyertakan surat dari stadthaus, tapi scan-an aufenthaltserlaubnis aka resident permit. 

Pemilu ke 3 yang saya ikuti. 

Yang pertama pas masih sma, gak ngerti sama sekali, tau-tau udah ke tps yang lokasinya gak jauh dari asrama sekolah di aceh besar sana. Milih siapa? Yang saya kenal dari deretan nama caleg itu cuma abang, yaudah lah pilih dia <-- kayak ada unsur penyesalan ya :D *ampun bang

Pemilu ke 2, dan pemilu pertama saya di luar negri. Masih gak ngerti juga, belum ngelirik politik sama sekali, info juga kurang. Padahal pihak konsulat udah datang untuk sosialisasi, pas milih juga didampingi (bukan diliatin surat suaranya juga :D ). Tapi mungkin karena waktu itu di restoran, bisa jadi saya lebih fokus dengan makanan dibandingkan pemilu kali ya :D.

Bedanya kondisi setelah pemilu 2009 dan 2014 :D


Yang paling berkesan adalah pas pemilihan presiden. Di hari yang sama saya wisuda S1, setelah graduation party di uni, lanjut pemilu yang tentunya masih dengan acara dinner yang wow banget dengan masyarakat indonesia di Bosnia. Berasa dinnernya ngerayain saya lulus ya, bukan buat pemilu :D

Dan ini pemilu ke 2 saya diluar negri. Sama-sama di luar negri dengan pemilu sebelumnya. Bedanya kali ni di tps pribadi, aka kamar sendiri hehe. Tapi setidaknya udah lebih meleklah dengan kondisi sekarang. 

surat suara

Beberapa hari terakhir makin banyak yang broadcase message soal partai, atau caleg yang mereka jagokan di luar negri. Makasih..makasih, jadinya saya tau (dan lebih familiar) nama-nama itu, dan bisa langsung google, nyari tau tentang mereka.  

Yang di Aceh pun gak kalah semangatnya message ini itu. Salah satunya berisi " kalo masih mau pulang ke Aceh pilih partai X ya mir :D " *siap-siap ganti kewarganegaraan *eh . 

Beberapa nama cukup familiar, dan saya tertarik dengan kinerja mereka selama ini, sayangnya mereka gak di satu partai yang sama. *Duh... hitung kancing baju gitu nentuin milih yang mana?

Dan akhirnya saya nyoblos, bukan setelah ngitungin kancing baju dan milih nama yang beruntung, tapi karena salah satu nama yang ada disitu udah saya idolakan dari kapan tau, seorang yang jiwa kepemimpinannya sangat kelihatan, dan penampilan beliau yang sangat bijaksana, tentunya..bisa dipercaya. Semoga terpilih, dan bisa bekerja dengan lebih baik Bapak :)

*FYI , pemilu di luar negri, berarti nyoblosnya untuk daerah pemilihan DKI Jakarta II, bukan kota asal masing-masing

So, yang belum nyoblos, buruan. Jangan lupa, surat suara udah harus nyampe lagi di embassy sebelum tanggal 10 april. Untuk yang di Indonesia, selamat memilih. Semoga pemilu kali ini berjalan tertib, dan melahirkan pemimpin-pemimpin yang bertanggung jawab. MERDEKA!




You Might Also Like

0 comments