Antara Partai, pemilu dan golput

March 19, 2014

*tulisan ini sebenarnya hanya curhatan random tentang partai dan pemilu, yang untuk  kedua kalinya saya ikuti diluar, dan milih orang yang namanya aja saya gak pernah dengar *laah

Diduga, dikira, dituduh sebagai simpatisan, pendukung, fan sebuah partai itu...sama rasanya kayak anak ilkom yg (tiba2) rapi banget, trus dituduh kuliah ekonomi kali ya. No offense , maksud disini, cuma karena kelihatannya / tampilannya / cover luarnya - kayak anak ekonomi yg katanya rapi dan neat, trus dituduh kuliah disana.  Hmm, atau gini deh.. kayak anak software yang emang cuma bisa di software trus disuruh ngerjain bagian hardware, eh pas ternyata gak bisa malah dipertanyakan, kok gak bisa? Gitu kali ya :D

Balik ke kalimat pertama diatas. Iya..saya paling sering dianggap bagian dari suatu partai *ck ck ck


Gak salah emang kalau orang ngira saya seperti itu, kalau diliat dari teman yang emang sangat partai oriented, keluarga juga, dan banyaknya kenalan yang jadi bagian dari partai-partai yang ada.

Benci? gak sampe separah itu.

Ada satu kegiatan disini, ketika saya pertama kali diajak, saya tegaskan dari awal, kalau ini ada hubungan sama partai, saya gak ikutan. Dan si mbak yang ngajak, emang beneran gak nyentuh soal partai sama sekali. 

Tapi pernah sekali, di acara yang serupa, pengisinya adalah orang suatu partai, dan berasa banget kayak lagi kampanye, dengan nyebutin kelebihan-kelebihan orang di partai. Yaa..gak bisa nyalahin beliau juga, harusnya saya keluar dari ruang itu kalau emang gak sesuai yang diharapkan. Tapi karena udah janji untuk hadir, ya hadir. Dan setidaknya banyak ilmu yg bisa didapat -selain bahasan partai itu.
Kejadian yang sama pernah bberapa kali terjadi pas saya di Sarajevo *err

Cerita lainnya,

Pas transit di doha saya ketemu anak lulusan Al Azhar, yang nanya-nanya soal komunitas indo di jerman, sampe akhirnya :
Dia : Mbak punya akun twitter? mau donk
Me : punya * sambil nyebutin
Dia : ngikutin akun A kan? hebat deh..partai itu bisa berkembang pesat di jerman *sambil nyebutin satu nama partai
Me : gak follow
Dia : Kok bisa? mbak pasti bagian dari partai itu kan?
Me : Nuduh ah :D
Dia : Serius? ah..becanda ya mbak?

Dan dia lanjut nanya karena kita duduk deketan pas di  pesawat. Dek..beneran gak ^^ *sambil ngelap jidat, kali aja ada tulisan nama partai disitu :D

Kalau dibilang anti, hmm.. kayaknya gak, cuma sampai detik ini malas aja klo dihubung-hubungkan. Eneg karena belakangan jadi banyak broadcase message seputar pemilu? ya tinggal remove aja akun yg nyebar :p *siap-siap dijitak sekeluarga.

Semalam dengan beberapa teman, kita diskusi soal pemilu dan kampanye, dan smua berpendapat sama. Salah satu faktor yang bikin kita malas dengan suatu partai adalah cara mereka kampanye yang (kelihatannya) kurang sehat. Untuk yang ngerti politik bakalan bilang, itu bagian dari strategi, itulah politik dan lain sebagainya. Ya..egal.

Tapi...... se-gak-suka-nya dengan suatu partai, bukan berarti harus golput. Kayak yang ditulis b' Ariel  , pilih partai yang baik, caleg yang baik. Kalau gak kenal gimana? Lagi (kalau saya ni ya).. se-gak-suka-nya dengan suatu partai, dan sama sekali gak kenal dengan caleg yang ada, saya tetap percaya ada setidaknya 1 partai  (dan caleg) yang lebih bisa diharapkan dibanding yang lain *ceritanya pemilu diluar negri itu, daerah pemilihannya bukan daerah asal kita, jd gak (terlalu) kenal jg dengan calegnya.

source : here


Pemilu itu juga gak sekedar datang ke TPS, masukin kertas suara, dan eng ing eng.. caleg berubah jadi aleg. Pengen tau lebih lengkapnya..sila cek disini :) .


Smoga pemilu tahun ini berjalan damai, dan indonesia menjadi lebih baik dibawah kepemimpinan orang-orang tebaik . MERDEKA!! :D









You Might Also Like

6 comments

  1. Haha, kalo lihat Mira, ingat caleg gambar Bulan Padi, masak sih Mir ga ikutan? udah, jujur aja, sama kita-kita ini loh, haha

    ReplyDelete
  2. Oh mira ternyata salah satu caleg partai...

    ReplyDelete
  3. makanya saya share sebuah video kampanye sebuah partai; saya bikin kalimat 'jangan tanya macam-macam'.
    Lha, saya cuma suka sama penampilan sang pimpinan saat kampanye itu saja, takut ditanya di komen 'pendukung partai itu ya'.
    untung gegara status 'jangan tanya macam-macam, jadinya gak ada yang tanya, hahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mira share apapun jg gak pernah kak..ttp aja -___-'

      Delete