Little bit from Jane Austen

January 11, 2014

Pernah dengar nama Jane Austen? seorang english novelist yang karya-karyanya cukup terkenal, baik ceritanya yang menarik, romantis, dan..dan apa ya :D . Mungkin gak pernah dengar namanya, tapi tau karyanya yang cukup booming, misal Pride and Prejudice (PP), Emma, dan Sense and Sensibility.



Para penggemar Jane Austen tentu udah gak asing lagi dengan novel atau filmnya. Dari beberapa film yang sudah saya tonton ataupun novel yang sudah saya baca, ceritanya hampir selalu berlatar belakang old british, yang cewek make gaun panjang, yang cowok juga pake pakaian jadul, trus lokasinya gak jauh-jauh dari kastil ( atau rumah-rumah gede gitu), ntar ada scene ketika mereka dance di ball dan yang paling menarik tentunya british english. Yap, saya penggila aksen yang satu ini :D

Nah.. ceritanya, di postingan ini saya mau complain tentang salah satu film terbaru (eh..gak baru-baru amat juga sih, baru saya tonton sih iya ) , yang mengambil latar belakang "Jane Austen" , judulnya Austenland. Beberapa bulan terakhir film ini benar-benar saya tunggu, tiap buka youtube pasti search film ini. Dan setelah ditonton...err... kok giniiii >.<

salah satu scene di austenland



Film ini menceritakan seorang Jane yang berkebangsaan Amerika, yang slalu mengidolakan Jane Austen, bahkan dia sampe ngafalin buku PP, interior kamarnya yang super old british, dan sangat-sangat suka dengan Mr.Darcy , tokoh utama di film PP itu. Suatu hari dia mutusin untuk ikut sebuah trip, dimana dia bisa ngerasain langsung hidup ala film jane austen. Saya sebagai penggemar novel-novelnya (yang kemudian nyoba nonton filmnya dan emang menarik sih ) expect setidaknya Jane disini bakalan ngalamin sesuatu yang menyenangkan. Setidaknya dia bakalan hidup ala british banget, setidaknya lagi bisa ngerasain apa yang disebut jane Austen di novelnya. Tapi..jauuhhhhhh >.< . Iya sih, ini kan bukan saduran dari bukunya Austen, tapi masak kejauhan gini ceritanya >.<



Penasaran dengan ratingnya akhirnya cek di imdb. Yeee.. ternyata jauh dari film-film asuten yang lain. Untuk yang suka dengan film austen sebelumnya, Let me warn you, ini bukan film austen, ceritanya jauh dari austen, so not austen lah -_-



Anyway, untuk yang belum pernah baca bukunya, recomended lah. Untuk yang versi english menurut saya cukup berat. Perbandingannya kalau saya bisa nyelesain novelnya Ken Follet -yang ketebalannya 2 kali dari austen - dalam waktu 1-2 hari, novelnya Austen bisa seminggu atau lebih. Tapi tetap recomended kok. Sedang filmnya, saya sendiri suka dengan latarnya, dan british englishnya. Untuk yang suka romance, bisa dicoba :)



*maksud hati mau complain, kenapa malah jadi promo karyanya austen ya :D



You Might Also Like

6 comments

  1. Belum pernah nonton dan belum pernah baca, hiks...

    ReplyDelete
  2. kalo kak eky suka romance, boleh tuh dicoba nonton :D

    ReplyDelete
  3. sekarang kan udah dengar kak :D

    ReplyDelete
  4. Astagfirullah, belum pernah denger dengan yg namanya jane austen, seperti biasa, langsung googling nyari novel PDF-nya :D

    ReplyDelete
  5. Hahahha...klo cowok kayaknya jarang yg suka deh..kecuali anak2 sastra *kabarnya :D

    ReplyDelete