Belajar dari anak-anak

January 02, 2014

Walopun kita pernah jadi anak-anak, ngerasain hidup yang kata orang tanpa beban ini itu, tapi coba sesekali perhatikan gimana hidup ala anak-anak itu. Banyak hal yang bisa dipelajari dari mereka, beberapa diantaranya malah baru saya sadari semingguan ini *hiaahh.

1. Simple.
Apa mungkin karena mereka masih tlalu muda, masih belum merasakan asam garam kehidupan *ceilaaahh* ? Mungkin.

Saya ambil contoh dari dua ponakan saya disini. Dua anak yang bisa dikatakan sahabatan ini kadang suka berantem, yg ujung-ujungnya gak seru klo gak ada yg nangis *haha* . Semarah apapun mereka saat itu, tapi ga lama kemudian udah baikan lagi, ketawa-ketiwi lagi, loncat kesana kemari. 

Yang jadi perhatian saya adalah bagaimana cara mereka menyelesaikan konflik. Saat itu juga -tentunya dengan bantuan ortu masing-masing yaa :) - masalah dibicarakan, solusi ditemukan dan dua-duanya baikan.

Orang dewasa..kita? Saya? Gak jarang kalau ada selisih paham sama seseorang, saya lebih milih buat menjauh sebentar dengan alasan takut meledak atau gak enak nunjukin muka jutek ke mereka. Ujung-ujungnya perasaan bakalan tenang memang, gak perlu marah dan gak ada yg bakalan tersinggung.

Menurut saya..sampai detik ini..itu salah satu solusi. Tapiiiii..it does not apply to every problems. Ada masalah yang baiknya langsung diselesaikan saat itu juga, klo ditahan-tahan/ditunda-tunda, bukan g mungkin suatu saat perasaan marah yang dipendam tadi membludak, efeknya bisa jauh lebih parah.

2. Affection.
Anak-anak lebih mudah menunjukkan perasaan / mood nya. Saya sendiri bukan orang yang seperti itu. Dari kecil sampe sekarang, sekedar ngucapin kangen aja susahnya minta ampun.  Tapi memang tiap orang punya cara yang berbeda nunjukin perasaannya ke orang lain.

Kalau sama ponakan di aceh,  kangen ya saya langsung nelp, sekarang udh bisa bbm-an ya bisa ngobrol tiap saat, kalau ketemu ya dipeluk-peluk. Sedang sama anak-anak disini, justru mereka yang sangat, sangat nunjukin perasaannya. Kalau udh lama g ketemu mereka langsung bilang :"tante, aku kangen " ," kok gak pernah ke rumah lagi, g sayang sama aku ya?" *nah loh haha.

Kemarin pas di rawat di lvr klinikum, paginya  temen nelp dari canada, dan anaknya yang masih berusia 4 tahun ngomong "aunty mira, be strong..I'll come and pick you up from hospital tomorrow" , trus dia ngomong ke ayahnya "Dad, please buy the ticket for me, so that I can go there now" .. saya? Senyum-senyum speachless, bapaknya ya nyengir haha. Saya sendiri ya senang banget dengar kalimatnya dia :)

Tapi showing affection gak ke semua orang juga ya. Misalnya keluarga , sahabat dekat. Gak mutlak harus dengan kata-kata, tapi bisa juga dengan tindakan. Sekedar menanyakan kabar juga kadang udah cukup bikin hati senang kok ;) *tapi jangan juga cuma basa-basi :D

3. Bahagia dengan hal yang sederhana.
Coba perhatikan ketika anak-anak main di taman bermain, liat deh ekspresi mereka. Cuma dengan ngeliatnya aja udah bikin kita senyum-senyum sendiri.



Main dengan teman, main di taman bermain, hiking atau piknik dengan keluarga,  bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Kecuali untuk yang tinggal di kota besar , ini bisa jadi sesuatu yang sangat mahal harganya.



Seorang teman yang baru pindah ke US pernah cerita ke saya soal ini, beliau juga baru pertama kalinya tinggal di luar indonesia. Bisa dibilang culture shocknya sekeluarga * :D . Jelas lah saya gak punya solusi (dari pengalaman pribadi maksudnya haha) . Kayaknya saya bilang ; spend more time with them !
*untuk yg terakhir ini..ini cuma hasil observasi saya yang awam ini :p

Belajar itu bisa dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja, bahkan dari anak-anak kecil sekalipun :)



You Might Also Like

5 comments

  1. betul sekali, dunia anak-anak memang tidak serumit dunia orang dewasa :D

    ReplyDelete
  2. yap :)

    kak ekyyyy..kok g bs ninggalin komen di blog kk :(

    ReplyDelete
  3. Lucu kayak aku dong ya, Kakak Mira.

    *senyum manis*

    ReplyDelete
  4. Saat sudah dewasa, pengen lagi kembali ke masa anak-anak...

    Salam kenal
    Jika punya impian yang sudah
    atau akan diwujudkan, mari berbagi kisahnya di GA
    http://www.garammanis.com/2014/01/01/
    giveaway-kolaborasi-apa-impianmu/
    banyak hadiah menarik..

    ReplyDelete
  5. iyaahh dek Ipsy :*

    Gusti ajo .. yap! :)

    ReplyDelete