Act of kindness will lead us to happiness (?)

January 28, 2014

another random thought diantara tumpukan journal dan segelas kopi hangat


"Do something good to people, and he will do good to you".

Kalimat ini cukup sering dikaitkan dengan istilah karma, walaupun menurut kbbi, makna karma sendiri agak berbeda dengan pernyataan diatas. Saya sendiri pertama kali mendengar kalimat golden rule ini di kelas Ethic beberapa tahun silam, dan baru-baru ini tau kalau ternyata itu merupakan kutipan dari salah satu ayat yang ada di Injil (CMIIW).

Sekilas mungkin kita terfikir, selama kita berbuat baik terhadap orang, bersikap baik dengan sesama, maka mereka akan berlaku yang sama terhadap kita. Dengan kata lain, kita mengharap balasan yang setimpal, berharap mereka (ntah siapapun mereka itu) will at least acknowledge our action. Gimana kalau ternyata gak seperti yang kita harapkan? it will hurt, alot!

Saya sering mengatakan kepada diri saya sendiri bahwa berbuat baik itu menyenangkan hati, pikiran dan orang banyak. Berbagi apa yang saya miliki dengan orang-orang (terdekat) selalu memberikan kepuasan tersendiri. Melihat orang-orang tercinta tersenyum bahagia, yang mungkin tanpa mereka sadari, telah menyejukkan hati kita, memberikan warna di hari-hari (yang kadang) suram kita. Tidak harus dalam bentuk materi, tapi dengan kehadiran kita di saat mereka butuh misalnya, its more than enough.

Secara gak sadar, kadang terselip harapan bahwa mereka akan melalukakan hal yang sama terhadap kita. Misalnya ketika kita ada masalah dan butuh teman untuk sekedar cerita, kita berharap mereka akan selalu ada, they will always be there for us. Dan ketika mereka tidak hadir, bahkan mungkin mereka gak sadar dengan kondisi kita saat itu, perasaan marah, kesal, dan nyesal pernah berbuat baik, satu persatu akan bermunculan.

Hanya karena niat diawal yang salah, rusaklah amalan yang sudah kita tumpuk sebagai modal akhirat kita. Naudzubillah

Menurut saya, yang harus diingat justru, ketika kita berbuat baik, maka berdoalah semoga kebaikan itu bisa dibagi dengan orang lain, dan orang lain akan meneruskan aksi kita dengan berbagi kebaikan dengan orang lain lagi, dan begitu seterusnya. Dan lingkaran kebaikan itu juga akan kembali ke kita. Pemikiran yang harus selalu ditanamkan dipikiran, sehingga harapan-harapan yang bisa merusak niat kita diawal, gak akan bermunculan.



Seorang teman selalu mengingatkan saya; berbuat baiklah terhadap sesama, mulailah dari orang terdekat kita, keluarga, tetangga, orang yang kita temui di elevator, mbak-mbak karwayan supermarket tempat kita sering berbelanja, orang-orang tua yang kesusahan mengangkat barang bawaan/belanjaan, butuh bantuan untuk sekedar menyebrang jalan.

Maybe you cant do much, but smile, thats the least you can do. You don't know, your smile might brighten their day.

Ah, ntahlah



You Might Also Like

9 comments

  1. Yuk keep smile Mira..jeng jeng..jeng..jeng :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu si Hijrah lagi manggil siapa ya? Jeng mana yang dipanggilnya? Jeng Santi atau jeng malah jeng Mira, hahaaa

      Delete
    2. Hahhahaha... ntah tu b.hijrah :D

      Delete
  2. Kalimat terakhir itu ho oh kali, Kak. Senyum kita dibalas bahkan oleh orang asing yang kita temui di jalan pun bisa membuat kita bahagia. Ada rasa plong gitu. Kayak tercabut satu beban di hidup melihat orang-orang yang kita senyumi tersenyum. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. :)

      Tp pas di aceh kadang senyum gt dipertanyakan maksudnya sama orang hahaha

      Delete
  3. Agreed with you, cut adek! Berbuat baiklah tanpa mengharapkan pamrih, karena kebaikan yang kita tebarkan, akan bermanfaat bagi sesama, juga akan membahagiakan hati kita sendiri, membangkitkan aura positif di dalam diri yang tentunya akan diikuti oleh hal-hal positif lainnya. Insyaallah, amalan atas kebaikan itu, sudah terecord dg indah untuk ditampilkan pada masanya nanti, di akhirat. Begitu kan? :) Salam kenal, Mira! Saya follow yaaa. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak..bnr :) , secaravg langsung manfaat berbuat baik itu langsung kita rasakan kan :) . Makasih kak.mira jg kayaknya udh follow kk deh :)

      Delete
  4. Waaah, bener ni. Masih seputar berharap.
    Teruslah berbuat baik tanpa mengharap pamrih, walau itu sulit.
    Setidaknya, kita telah mencoba...hehe
    Nice posting btw Mira :)

    ReplyDelete