Editor dan Komentator

March 04, 2012

Editor itu kira2 ngapain ya? benerin typo nya tulisan orang? atau..ngedit klo tulisannya kepanjangan?

So.. setelah googling bbrapa saat, saya nemu artikel ok tentang tugas editor itu.

- tugas editor atau redaktur, jauh melebihi urusan tulis menulis
- editor yang memikirkan dengan berbagai pertimbangan, isu apa yang akan diangkat sebagai isu utama, dan berita mana yang akan ditampilkan sebagai berita non-utama
- editor bahkan harus “menciptakan” dan mengembangkan isu sendiri, juga dengan berbagai pertimbangan dan argumentasi, contohnya di National geographic
- adalah tugas seorang editor untuk membuatkan paket penugasan (assignment) yang terdiri dari proposal peliputan, terms of reference (TOR), termasuk di dalamnya menentukan siapa penulis, fotografer, infografer, atau ilustrator yang ingin dilibatkan dalam proyek liputan tersebut.
- editor berkewajiban untuk memberikan taklimat kepada para kontributor yang ditugaskan mengenai segala hal terkait penugasan, dan—yang terpenting—menentukan sudut pandang (angle) penulisa.
- editor foto menentukan konsep fotografinya, dan editor visual menentukan konsep visual lainnya (infografik, tabel, ilustrasi, peta, konsep tata letak atau layout, tipografi, dan sebagainya). Akan tetapi, biasanya editor teks juga sudah memikirkan konsep visualnya secara kasar.
-Setelah proses liputan selesai, editor mesti mengecek semua data dan fakta yang ditulis oleh penulis.
- Editor bidang di sebuah koran harian (ex halaman opini) memiliki tanggung jawab untuk menyortir (memilih) dan menyunting kiriman tulisan opini dari pembaca, dengan memerptimbangkan kualitas penulisan, sudut pandang, akurasi data, dan—pada titik tertentu—nama atau profesi sang penulis, sebagai bagian dari parameter kredibilitas. Bayangkan berapa banyak tulisan yang harus dia baca dan periksa setiap hari?

**tulisan aslinya..bs dilihat di http://journal.firmanfirdaus.com/2011/12/tugas-editor-sesungguhnya/ (diubah seadanya)

Dari tulisan diatas, jelas sudah..kerjaan editor itu gak gampang. Tapi kok kayaknya banyak ya tulisan yang ditampilin jadi makin gak jelas alurnya, kadang infonya juga jauh dari kata JELAS itu sendiri.. huhu..apa mungkin sayanya aja kali yang gak ngerti ya :p


Gimana dengan komentator..?

Gak jarang kita nemu komen2 pembaca yang cukup menyayat hati , gak cuma untuk penulisnya tapi juga pembaca lainnya. Saya percaya setiap orang punya hak buat ngeluarin pendapatnya, tapi saya juga percaya, ngeluarin pendapat juga ada adab2nya kan :) . Dari sisi penulis, komentar setajam apapun tentu harus tetap disikapi secara positif, dianggap sebagai kritikan yang mendidik, dianggap sebagai masukan (sambil ngurut2 dada..sabar sabar :D) . Dari segi pembaca, tentulah harus pandai2 menyaring informasi yang ada. Apakah bisa diterima , layak diterima, atau mungkin malah sebaiknya dibuang jauh2? Kalo pun seandaianya tidak layak, apa perlu mencaci2 penulis, media dan segala pihak yg terkait? bukankan lebih terpuji jika kita (sebagai pembaca) mengkritik dengan cara yang lbh halus, cara yang lebih terpuji?

Ah..ini hanya pendapat saya sebagai pembaca loh.. Sila dikritik kalau ada yg tidak berkenan.


lennestr 3, 04.03.2012

You Might Also Like

0 comments